Beberapa jukung tambangan tengah di parkir di pinggir sungai. Sebuah jembatan terlihat melintasi sungai, di seberang sungai terlihat sebuah bangunan agak besar itu adalah mesjid Ash-Shulaha. Lokasi parkir jukung ini sekarang adalah Toko Tujuh (namun belum dibangun), sedangkan toko Tujuh sendiri selesai dibangun tahun 1925. |
Inilah Mesjid Ash-Shulaha tempo doeloe, mesjid dengan gaya arsitektur Banjar - Jawa (Demak) yang dihiasi dengan ornamen-ornamen tradisional (khas banjar) dengan bubungan (atap) bertingkat tiga yag mengandung makna : Tingkat pertama mengandung makna Syari'at Tingkat kedua mengandung makna Thariqat Tingkat ketiga mengandung makna Haqiqat Dalam perkembangannya Mesjid Ash-Shulaha beberapa kali mengalami perombakan total. |
Mesjid Ash-Shulaha sedang dalam proses penyelesaian perombakan, diperkirakan tahun 1910an keatas. |
Mesjid Ash-Shulaha, jembatan dan pasar ikan, sementara Toko Toedjoeh (Tujuh) belum dibangun. Dijepret dari ( Untuk memperkuat dugaan tersebut, coba anda perhatikan 2 foto bangunan (terutama pada bentuk atapnya) di bawah ini : |
Pasar ikan (vismarkt) Pasar ini berdampingan dengan rumah pemotongan hewan, letaknya berseberangan jalan dengan Mesjid Ash-Shulaha, lokasi ini sekarang menjadi “Hutan Kota”. |
Rumah Pemotongan Hewan terutama yang berkaki empat seperti sapi, kambing dan kerbau. Terlihat dikejauhan pagar jembatan Mesjid Ash-Shulaha. _______________ |
Kantor Pos (Post Kantoor) ________________ |
Coba anda perhatikan orang-orang yang beraktivitas dipasar ini, hampir semua mereka berpakaian muslim, yang pria berpeci dan yang wanita berkerudung baik orang tua maupun anak-anak. Ini menunjukkan bahwa mereka amat menjunjung nilai-nilai agama Islam. ___________________ |
Suasana pasar Barabai pada hari Sabtu (hari pasar), lokasi ini sekarang adalah toko tujuh. Terlihat pohon-pohon mahoni muda tanaman si Tuan Paul. _____________ |
Bioskop Juliana Barabai (Juliana-theater-te-Barabai) diasadur : http://gorden313.yolasite.com/barabai-tempo-doeloe.php |
















0 comments:
Post a Comment