Thursday, September 22, 2016
Monday, January 25, 2016
Andai Kamu Tahu
Monday, January 25, 2016
No comments
Andai kamu tahu, bagaimana pedih dan perihnya perjuangan menyebarkan Islam yang dijalani Rasulullah saw. dan para sahabatnya, kamu akan sangat menghargai jerih payah mereka.
Saturday, July 14, 2012
Jika Ramadhan Telah Tiba: Obral Pahala, Hapus Dosa?
Saturday, July 14, 2012
No comments
Kebanyakan remaja putri sering
ngerasa gelisah bin uring-uringan pas mau dateng bulan. Malahan sampe ada yang
minum kiranti atau feminax . Tapi untuk bulan yang satu
ini, kayaknya nggak perlu deh uring-uringan. Apalagi sampe grasak-grusuk nyari
obat. Justru kita kudu sambut dengan gembira kedatangan bulan yang satu ini.
Nggak cuma buat anak cewek, tapi untuk semua-mua. Remaja-remaji, tua-muda,
kakek-nenek, pedagang-pembeli, baik pengemis maupun selebritis. Karena di bulan
ini bakal ada obral gede-gedean. Suer!
Asli. Kita nggak bo'ong. Di bulan
Ramadhan yang udah di pelupuk mata itu, kita temui bakal ada obral pahala
gede-gedean yang jadi ciri khas bulan mulia ini. Coba bayangin, di bulan suci
ini pahala kebaikan kita akan dilipatgandakan. Kalo kita ngerjain ibadah
sunnah, dapet pahala ibadah wajib. Sedangkan pahala ibadah wajib,
dilipatgandakan sampe 700 kali dari biasanya.
Udah gitu, puasa ramadhan
dijanjikan Allah akan menghapus dosa-dosa kita yang lalu. Dan di sepuluh malam
terakhir bulan ini ada ‘door prize' spesial, lailatul
qadar . Yang lebih baik dari seribu bulan. Tuh, gimana nggak seneng
coba? Makanya jagain yuk!
So, nggak baik kalo cuma bengong
setelah baca tulisan ini. Buruan, jangan sampe ketinggalan. Selagi masih ada
waktu, segera persiapkan diri kita untuk menyambut datangnya bulan mulia yang
cuman satu bulan dalam setahun. Iiih…..jadi nggak sabaran pengen cepet-cepet
hari-'H', jam-'J', dan detik-'D'!
Bekal yang kudu kita siapkan
Sobat muda muslim, rugi abis deh
kalo kita ngerasa nggak ada yang istimewa di bulan ramadhan. Soalnya cuma di
bulan ini banyak pahala yang dilipatgandakan untuk setiap kebaikan dan banyak
dosa yang diampuni. Makanya pantas banget kan kalo setiap detik di bulan Ramadhan ini
kita isi dengan beramal sholeh. Karena itu banyak yang kudu kita persiapkan:
fisik, mental, dan ilmu. Catet ya!
Persiapan fisik . Nggak salah kan kalo banyak aktivitas ibadah di bulan
ramadhan ini yang menyita tenaga kita lebih banyak. Setiap hari mulai dari
terbit fajar sampe terbenam matahari. Sementara siangnya kita juga tetep harus
beraktivitas seperti biasanya. Ya kerja, kuliah, atau sekolah. Belum lagi
aktivitas ibadahnya. Shalat tarawih yang rakaatnya banyak, tilawah quran,
silaturahmi ke sodara, ikut sanlat atau kajian Islam, dsb. Pokoknya bejibun
deh. Itu sebabnya, jangan sampe deh, mentang-mentang puasa kita jadi nggak
produktif.
Biar nggak gempor, fisik kita bisa
dilatih dengan berolahraga kaya jjs alias jalan-jalan shubuh. Tapi mohon dengan
hormat untuk tidak ada acara campur-baur cewek-cowok lho. Selain olahraga,
istirahat yang cukup juga kudu terpenuhi.
Tapi juga jangan berlebihan.
Mentang-mentang tidurnya orang puasa dapet pahala, seharian tidur mulu. Ih, malu
dong ama sang mentari yang melek terus. Nah lho. Jadi kudu ati-ati tuh.
Persiapan mental . Ini nih yang rada-rada susah.
Banyak dari kita yang gagal dalam menahan hawa nafsu. Kita kudu pandai-pandai
mengendalikan diri. Meski digodain ama adek kita yang asyik jilatin es krim conello rasa
capucino
di tengah terik panas siang hari, tapi kita tetep tahan godaan.
Oya, buat teman cewek, hati-hati
lho. Fakta menunjukkan banyak kaum hawa yang mulutnya puasa dari lapar dan
haus, tapi nggak untuk urusan gosip…gosip…gosiiip…. Jadi IWAPI lho, alias Ikatan
Wanita Penyebar Isu .
Puasa kamu memang nggak batal
dengan ngegosip, tapi pahalanya bisa berkurang karena ngomongin kejelekan orang
lain alias ghibah. Nah, biar kita nggak gampang tergoda, alihkan perhatian kita
dengan ikut kegiatan keislaman yang marak di bulan ini. Selain dapet pahala,
bisa mengalihkan kita dari hal-hal yang memancing nafsu kita. Tul nggak?
Oya, kamu juga kudu persiapan
ilmu, lho. Kita khawatir banget kalo aktivitas kita di bulan ramadhan ternyata
sia-sia kalo nggak tahu ilmunya. Niatnya amal sholeh, malahan jadi amal salah.
Berabe khan. Makanya jangan bosen bin bete ngikutin acara-acara pengajian atau
sanlat. Banyak ilmu bermanfaat yang bisa kita peroleh. Kita jadi tahu
rambu-rambu dalam berpuasa. Ada
hal-hal yang membatalkan puasa, tapi nggak sedikit yang hanya membatalkan
pahala puasanya aja.
Dan yang terakhir, rasanya plong
jika kita masuki bulan Ramadhan dengan hati bersih dan lapang. Alangkah
mulianya jika menjelang Ramadhan kita minta maaf kepada orangtua. Minta ampunan
jika telah berbuat durhaka kepada mereka. Saling memaafkan juga berlaku buat
temen-temen kita. Sudah siap? Tariik maaang!
Ladang pahala
Sobat muda muslim, meski secara
fisik kita diwajibkan untuk menahan rasa lapar dan haus, plus menghindari
perbuatan maksiat, namun bukan berarti kita juga kudu puasa dari aktivitas amal
shaleh. Mulut boleh istirahat dari mengunyah makanan seharian, tenggorokan
boleh kering, perut boleh keroncongan menahan lapar, tapi semangat untuk beraktivtas
mulia kudu tetap menyala. Banyak ladang pahala selain shaum yang bisa kita
peroleh di bulan puasa.
Ba'da shalat shubuh, di sela-sela
waktu senggang kita di siang hari, atau ba'da shalat malam bisa kita isi dengan
tilawah quran.
Diriwayatkan dari Abdullah bin
Amru, bahwa sesungguhnya Nabi saw. telah bersabda: “Shaum dan Quran itu
memintakan syafaat seseorang hamba di hari Kiamat nanti. Shaum berkata : Wahai
Rabbku,aku telah mencegah dia memakan makanan dan menyalurkan syahwatnya di
siang hari, maka berilah aku hak untuk memintakan syafaat baginya. Dan berkata
pula al-Quran : Wahai Rabbku aku telah mencegah dia tidur di malam hari (karena
membacaku), maka berilah aku hak untuk memintakan syafaat baginya. Maka
keduanya diberi hak untuk memintakan syafaat.” ( HR
Ahmad, Hadits Hasan)
Nah, kita bisa tuh selalu
menyediakan al-Quran kecil di tas, di atas meja belajar, atau di kamar kita.
Biar gampang nyari kalo mau baca. Bukan buat dipelototin. Apalagi cuma
pajangan.
Kurang lengkap rasanya kalo
menjalankan kewajiban puasa tanpa diikuti dengan shalat tarawih di malam
harinya. Banyak keutamaan yang bisa diperoleh dengan shalat tarawih. Mulai dari
pengampunan dosa sampai Allah permudah jalannya menuju surga. Maka selain
puasanya harus full , tarawihnya juga jangan sampai berlubang. Di sepuluh
malam terakhir kita bisa ber-'itikaf yakni berdiam diri di masjid dengan niat
beribadah pada Allah Swt.
Atau
bisa juga kita ngadain buka bersama, aksi sosial pemberian pakaian bekas, atau
bazaar sembako murah meriah. Lebih oke lagi kalo kita mengadakan sanlat. Baik
di sekolah maupun di lingkungan sekitar rumah. Kapan lagi orang punya semangat
beribadah selain di bulan penuh berkah ini. Betul?
Oke
deh sobat. Kayaknya nggak pantes deh kalo kita cuma melewatkan hari-hari di
bulan suci dengan nongkrong di pinggir jalan, seharian main gim, halma,
monopoli, catur, karambol atau kegiatan lain yang miskin nilai ibadahnya. Moga
puasa semua kita berkah. Memanen pahala, menghapus dosa. Berangkaaat. [hafidz]
Box:
Khotbah Rasulullah Menjelang
Ramadhan
Untuk
menambah semangat kita dalam menjalankan ibadah puasa, coba simak hadis yang
cukup panjang berikut yang berisi khotbah Rasulullah saw. menjelang bulan
Ramadhan. Khotbah ini diriwayatkan Imam Ali r.a: “Wahai manusia, sungguh telah
datang kepada kalian bulan Allah yang membawa berkah, rahmat, dan maghfirah,
bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang
paling utama, malam-malam di bulan Ramadhan adalah malam-malam yang paling
utama, jam demi jamnya adalah jam yang paling utama.
“Inilah bulan yang ketika engkau
diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Pada bulan ini napasmu
menjadi tasbih, tidurmu menjadi ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu
diijabah. Bermohonlah kepada Allah, Rab-mu dengan hati yang tulus dan hati yang
suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan saum dan membaca kitab-Nya.
Sungguh celakalah orang yang tidak mendapatkan ampunan Allah pada bulan yang
agung ini.
“Kenanglah rasa lapar dan hausmu
sebagaimana kelaparan dan kehausan pada hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum
fuqara dan masakin. Muliakan orangtuamu. Sayangilah yang muda. Sambungkanlah
tali persaudaraan. Jaga lidahmu. Tahan pandangan dari apa yang tidak halal kamu
memandangnya. Dan tahan pula pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu
mendengarkannya.
“Wahai manusia! Barang siapa di
antaramu memberi makan untuk berbuka kepada kaum mukmin yang melaksanakan saum
di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak
dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. Para sahabat bertanya, ‘Kami
semua tidak akan mampu berbuat demikian.' Lalu Rasulullah melanjutkan
khotbahnya. Jagalah diri kalian dari api neraka walau hanya dengan sebiji
kurma. Jagalah diri kalian dari api neraka walau hanya dengan setitik air.
“Wahai manusia! Barang siapa yang
membaguskan akhlaknya di bulan ini, dia akan berhasil melewati
shiraatalmustaqim, pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Barang siapa yang
meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya dan membantunya
di bulan ini, maka Allah akan meringankan pemeriksaannya di hari kiamat.
Saturday, June 16, 2012
Delapan Kado Terindah
Saturday, June 16, 2012
No comments
Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa
menghadiahkannya setiap saat,dan tak perlu membeli ! Meski begitu, delapan
macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang
Anda sayangi.
1. KEHADIRAN
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak
ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat,
telepon, foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya. Anda dan dia dapat
berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif.
Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda
sebagai pembawa kebahagian.
2. MENDENGAR
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab,
kebanyakan orang Lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama
diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh
kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan
perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah
menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar denganbaik,
pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang
disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi
menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan
yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar
ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.
3. D I A M
Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa
dipakai Untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari
segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena
memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa
gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.
4. KEBEBASAN
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh
untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku
mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah
salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, " Kau bebas berbuat
semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya
kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau
lakukan.
5. KEINDAHAN
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba
tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado
lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari ! Selain keindahan
penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas
dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah,
misalnya.
6. TANGGAPAN POSITIF
Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif
terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak
ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini,
coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah
ingat,berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas
segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda
memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan
maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.
7. KESEDIAAN MENGALAH Tidak semua masalah layak menjadi bahan
pertengkaran. Apalagi sampai Menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda
pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya
gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap
memberikan kado " kesediaan mengalah" Okelah, Anda mungkin kesal atau
marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru
sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ?
Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita
menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini.
8. SENYUMAN
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar
biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair
hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputus asaan. pencerah suasana
muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat
untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda
menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihiArti Cinta
Saturday, June 16, 2012
No comments
Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya
yang alami dan saya menyukai perasaan yang hangat yang muncul ketika saya
bersender di bahunya yang bidang.
Tiga tahun dalam masa kenalan dan bercumbu, sampai sekarang,
dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus mengakui, bahwa saya mulai merasa
lelah dengan semua ini, alasan2 saya mencintainya pada waktu dulu, telah
berubah menjadi sesuatu yang melelahkan.
Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif dan
berperasaan halus, saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak
kecil yang menginginkan permen. Dan suami saya bertolak belakang dari saya,
rasa sensitifnya kurang, dan ketidakmampuannya untuk menciptakan suasana yang
romantis di dalam pernikahan kami telah mematahkan harapan saya tentang cinta.
Suatu hari, akhirnya saya memutuskan untuk mengatakan
keputusan saya kepadanya, yaitu saya menginginkan perceraian.
"Mengapa?", dia bertanya dengan terkejut.
"Saya lelah, terlalu banyak alasan yang ada di dunia
ini", jawab saya.
Dia terdiam dan termenung sepanjang malam dengan rokok yang
tidak putus-putusnya. Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang
bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang saya bisa harapkan
darinya?
Dan akhirnya dia bertanya, "Apa yang dapat saya lakukan
untuk merubah pikiranmu?"
Seseorang berkata, 'mengubah kepribadian orang lain sangatlah
sulit' dan itu benar, saya pikir, saya mulai kehilangan kepercayaan bahwa saya
bisa mengubah pribadinya.
Saya menatap dalam-dalam matanya dan menjawab dengan pelan,
"Saya punya pertanyaan untukmu, jika kamu dapat menemukan jawabannya di
dalam hati saya, saya akan merubah pikiran saya. Seandainya, katakanlah saya
menyukai setangkai bunga yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika
kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk
saya?"
Dia berkata, " Saya akan memberikan jawabannya
besok."
Hati saya langsung gundah mendengar responnya.
Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya melihat
selembar kertas dengan coret-2an tangannya di bawah sebuah gelas yang berisi
susu hangat yang bertuliskan :
Sayang, "Saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu,
tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya."
Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya melanjutkan
untuk membacanya kembali.
"Kamu hanya bisa mengetik di komputer dan selalu
mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor, saya
harus memberikan jari-2 saya supaya saya bisa menolong untuk memperbaiki
programnya."
"Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar
rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa masuk mendobrak rumah,
membukakan pintu untukmu."
"Kamu suka jalan-2 ke luar kota tetapi selalu nyasar di
tempat-2 baru yang kamu kunjungi, saya harus memberikan mata saya untuk
mengarahkanmu."
"Kamu selalu pegal-2 pada waktu "teman baikmu"
datang setiap bulannya, saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu
yang pegal."
"Kamu senang diam di dalam rumah, dan saya kuatir kamu
akan jadi "aneh". Saya harus memberikan mulut saya untuk menceritakan
lelucon-2 dan cerita-2 untuk menyembuhkan kebosananmu."
"Kamu selalu menatap komputermu dan itu tidak baik untuk
kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya sehingga ketika nanti kita tua,
saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu."
"Saya akan memegang tanganmu, menelusuri pantai,
menikmati sinar matahari dan pasir yang indah, menceritakan warna-2 bunga
kepadamu yang bersinar seperti wajah cantikmu."
Juga sayangku, saya begitu yakin ada banyak orang yang
mencintaimu lebih dari saya mencintaimu. Saya tidak akan mengambil bunga itu
lalu mati."
Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya
menjadi kabur dan saya membaca kembali.
"Dan sekarang sayangku kamu telah selesai membaca
jawaban saya, jika kamu puas dengan semua jawaban ini, tolong bukakan pintu
rumah kita, saya sekarang sedang berdiri disana dengan susu segar dan roti
kesukaanmu?"
Saya segera membuka pintu dan melihat wajahnya yang penasaran
sambil tangannya memegang susu dan roti.
Oh, saya percaya, tidak ada orang yang pernah mencintai saya
seperti yang dia lakukan dan mengetahui saya harus melupakan "bunga"
itu sendiri.
Itulah hidup, atau boleh dikatakan, cinta, ketika seseorang
dikelilingi dengan cinta, kemudian perasaan itu mulai berangsur-angsur hilang
dan ketika kita mengabaikan cinta sejati yang berada diantara kedamaian dan
kesepian.
Cinta menunjukkan berbagai macam bentuknya, bahkan dalam
bentuk yang sangat kecil dan dangkal, atau bahkan tidak punya bentuk, bisa juga
dalam bentuk yang tidak ingin kita ketahui.
Bunga, saat-saat yang romantis hanyalah bentuk
awal dari hubungan. Diatas semua ini, pilar cinta sejati berdiri dan itulah
kehidupan kita.Ada Apa dengan Cinta dan Gombal ??
Saturday, June 16, 2012
No comments
C-I-N-T-A
Apaan sih ngomong2 "cinta" itu ? telapak tangan
anda berkeringat, hati anda deg-degan, suara anda nyangkut di dalam tenggorokan
anda?
Hal itu bukanlah cinta, tapi suka ...
Apakah tangan
anda tidak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya?
Hal itu bukanlah cinta, tapi birahi ...
Apakah anda
bangga dan selalu ingin memamerkannya kepada semua orang?
Hal itu bukanlah cinta, tapi anda sedang mujur...
Apakah anda
menginginkannya karena anda tahu dia akan selalu di samping anda?
Hal itu bukanlah cinta, tapi kesepian ...
Apakah anda masih
bersama dia karena semua orang menginginkannya?
Hal itu bukanlah cinta, tapi kesetiaan ...
Apakah anda
menerima pernyataan cintanya karena anda tidak mau menyakiti hatinya?
Hal itu bukanlah cinta, tapi rasa kasihan ...
Apakah anda bersedia untuk memberikan semua yang anda suka
untuk dia?
Hal itu bukanlah cinta, tapi kemurahan hati ...
Apakah anda cemburu bila dia bicara dengan lelaki/wanita lain
?
Hal itu bukanlah cinta, tapi takut kehilangan ...
Apakah anda mengatakan padanya bahwa dia adalah satu satunya
hal yang anda pikirkan?
GOMBAL ...
Apakah anda masih
bersamanya karena campuran dari rasa nyeri dan kegembiraan yang tidak dapat
digambarkan kata-kata? Itulah cinta ...
Apakah anda masih
menerima kesalahannya karena hal itu adalah bagian dari kepribadiannya?
Itulah cinta ...
Apakah anda
tertarik pada orang lain, tapi masih bersamanya dengan setia?
Itulah cinta ...
Apakah anda rela memberikan hati anda, kehidupan anda, dan
kematian anda?
Itulah cinta ...
Apakah hati anda
tercabik bila dia sedang sedih?
Itulah cinta ...
Apakah anda
menangis untuk kepedihannya biarpun dia cukup tegar?
Itulah cinta ...
Apakah anda ikut
terluka bila dia sedang sakit?
Itulah cinta ...
Apakah anda
selalu ingin menyentuhnya, memeluknya karena anda sayang kepadanya?
Itulah cinta ...
Apakah matanya melihat hati anda yang sesungguhnya dan
menyentuh jiwa anda secara dalam sekali sampai terasa nyeri?
Itulah cinta ...
Cinta memang
merupakan sesuatu yg ABSURD and Unexplain, tapi yg terpenting mencintailah
karena itu adalah sesuatu yang dianugerahi oleh TUHAN Terimalah pasangan anda
dgn segala kekurangan dan kelebihannya.
Cinta itu harus
saling memberi dan menerima dgn segala keikhlasan hati
Antara Kebenaran dan Dusta
Saturday, June 16, 2012
No comments
Suatu hari ketika 'Ali sedang berada dalam pertempuran,
pedang musuhnya patah dan orangnya terjatuh.'Ali berdiri di atas musuhnya itu,
meletakkan pedangnya ke arah dada orang itu, dia berkata : "Jika pedangmu
berada di tanganmu, maka aku akan lanjutkan pertempuran ini, tetapi karena
pedangmu patah, maka aku tidak boleh menyerangmu."
"Kalau aku punya pedang saat ini, aku akan memutuskan
tangan-tanganmu dan kaki-kakimu," orang itu berteriak balik. "Baiklah
kalau begitu," jawab 'Ali, dan dia menyerahkan pedangnya ke tangan orang
itu."Apa yang sedang kamu lakukan", tanya orang itu
kebingungan."Bukankah saya ini musuhmu?" Ali memandang tepat di
matanya dan berkata, "Kamu bersumpah kalau memiliki sebuah pedang di
tanganmu, maka kamu akan membunuhku. Sekarang kamu telah memiliki pedangku,
karena itu majulah dan seranglah aku".
Tetapi orang itu tidak mampu. "Itulah kebodohanmu dan
kesombongan berkata-kata," jelas 'Ali. "Di dalam agama Allah tidak
ada perkelahian atau permusuhan antara kamu dan aku. Kita bersaudara. Perang
yang sebenarnya adalah antara kebenaran dan kekurangan kebijakanmu. Yaitu
antara kebenaran dan dusta. Engkau dan aku sedang menyaksikan pertempuran itu.
Engkau adalah saudaraku. Jika aku menyakitimu dalam keadaan seperti ini, maka
aku harus mempertanggungjawabkannya pada hari kiamat. Allah akan mempertanyakan
hal ini kepadaku."
"Inikah cara Islam?" Orang itu
bertanya."Ya," jawab 'Ali, "Ini adalah firman Allah, yang
Mahakuasa, dan Sang Unik." Dengan segera, orang itu bersujud di kaki 'Ali
dan memohon, "Ajarkan aku syahadat."Dan 'Ali pun mengajarkannya,
"Tiada tuhan melainkan Allah. Tiada yang ada selain Engkau, ya
Allah."
Hal yang sama terjadi pada pertempuran berikutnya. 'Ali
menjatuhkan lawannya, meletakkan kakinya di atas dada orang itu dan menempelkan
pedangnya ke leher orang itu. Tetapi sekali lagi dia tidak membunuh orang itu.
"Mengapa kamu tidak membunuh aku?" Orang itu berteriak dengan marah.
"Aku adalah musuhmu. Mengapa kamu hanya berdiri saja?" Dan dia
meludahi muka 'Ali. Mulanya 'Ali menjadi marah, tetapi kemudian dia mengangkat
kakinya dari dada orang itu dan menarik pedangnya. "Aku bukan
musuhmu", Ali menjawab. "Musuh yang sebenarnya adalah sifat-sifat
buruk yang ada dalam diri kita. Engkau adalah saudaraku, tetapi engkau meludahi
mukaku. Ketika engkau meludahi aku, aku menjadi marah dan keangkuhan datang
kepadaku. Jika aku membunuhmu dalam keadaan seperti itu, maka aku akan menjadi
seorang yang berdosa, seorang pembunuh. Aku akan menjadi seperti semua orang
yang kulawan. Perbuatan buruk itu akan terekam atas namaku. Itulah sebabnya aku
tidak membunuhmu."
"Kalau begitu tidak ada pertempuran antara kau dan
aku?" orang itu bertanya. "Tidak. Pertempuran adalah antara kearifan
dan kesombongan. Antara kebenaran dan kepalsuan". 'Ali menjelaskan
kepadanya. "Meskipun engkau telah meludahiku, dan mendesakku untuk
membunuhmu, aku tak boleh." "Dari mana datangnya ketentuan semacam
itu?" "Itulah ketentuan Allah. Itulah Islam."
Dengan segera orang itu tersungkur di kaki 'Ali dan dia juga
diajari dua kalimat syahadat.
Ada Air Mata Tertahan
Saturday, June 16, 2012
No comments
"Apabila datang kepadamu seorang laki-laki datang untuk
meminang yang engkau ridho terhadap agama dan akhlaqnya maka nikahkanlah dia.
Bila tidak engkau lakukan maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan akan timbul
kerusakan yang merata di muka bumi."
(HR
Tarmidzi dan Ahmad)
Saya tidak tahu apakah ini merupakan hukum sejarah yang
digariskan oleh Allah. Ketika orang mempersulit apa yang dimudahkan Allah,
mereka akhirnya benar-benar mendapati keadaan yang sulit dan nyaris tak
menemukan jalan keluarnya. Mereka menunda-nunda pernikahan tanpa ada alasan
syar'i dan akhirnya mereka mereka benar-benar takut melangkah di saat hati
sudah sangat menginginkannya. Atau ada yang sudah benar-benar gelisah tak
kunjung ada yang mau serius.
Kadangkala lingkaran ketakutan itu berlanjut. Bila di usia
dua puluh tahunan mereka menunda pernikahan karena takut dengan ekonominya yang
belum mapan, di usia menjelang tiga puluh hingga sampai tiga puluh lima berubah
lagi masalahnya. Laki-laki mengalami sindrom kemapanan (meski wanita juga
banyak yang demikian, terutama mendekati usia 30). Mereka (laki-laki)
menginginkan pendamping dengan kriteria yang sulit dipenuhi. Seperti hukum
kategori, semakin banyak kriteria semakin sedikit yang masuk kategori.
Begitu pula kriteria tentang jodoh, ketika menetapkan
kriteria yang terlalu banyak maka akhirnya bahkan tidak ada yang sesuai dengan
keinginan kita. Sementara wanita yang sudah berusia sektar 35 tahun, masalah
nya bukan kriteria tetapi soal apakah ada orang yang mau menikah dengannya.
Ketika usia sudah 40-an, ketakutan kaum laki-laki sudah berbeda lagi, kecuali
bagi mereka yang tetap terjaga hatinya. Jika sebelumnya banyak kriteria yang
dipasang pada usia 40-an muncul ketakutan apakah dapat mendampingi isteri
dengan baik. Lebih-lebih ketika usia beranjak 50 tahun, ada ketakutan lain yang
mencekam. Yaitu kekhawatiran ketidakmampuan mencari nafkah sementara anak masih
kecil. Atau ketika masalah nafkah tak merisaukan khawatir kematian lebih dahulu
menjemput sementara anak-anak masih banyak perlu dinasehati. Apabila tak ada
iman maka muncul keputusasaan.
WAHAI ALI JANGAN KAU TUNDA-TUNDA
Apa yang menghimpit saudara kita sehingga mereka sanggup
meneteskan air mata. Awalnya adalah karena mereka menunda apa yang harus
disegerakan, mempersulit apa yang seharusnya dimudahkan. Padahal Rasululloh
berpesan: "Wahai
Ali, ada tiga perkara jangan di tunda-tunda, apabila sholat telah tiba
waktunya, jenazah apabila telah siap penguburannya, dan perempuan apabila telah
datang laki-laki yang sepadan meminangnya." (HR Ahmad)
Hadis ini menunjukan agar tidak boleh mempersulit pernikahan
baik langsung maupun tak langsung. Secara langsungadalah menuntut mahar yang
terlalu tinggi. Atau yang sejenis dengan itu. Ada lagi yang tidak secara
langsung. Mereka membuat kebiasaan yang mempersulit, meski nyata-nyata menuntut
mahar yang tinggi atau resepsi yang mewah. Sebagian orang mengadakan acara
peminangan sebagai acara tersendiri yang tidak boleh kalah mewah dari resepsi
pernikahan.sebagian lainnya melazimkan acara penyerahan hadiah atau uang
belanja untuk biaya pernikahan secara tersendiri.
Bila seseorang tak kuat menahan beban, maka bisa saja
melakukan penundaan pernikahan semata karena masalah ini. Saya sangat khawatir
akan keruhnya niat dan bergesernya tujuan. Sehingga pernikahan itu kehilangan
barokahnya. Na'udzubillah
Penyebab lain adalah lemahnya keyakinan kita bahwa Allah
pasti akan memberi rezeki atau bisa jadi cerminan dari seifat tidak qona'ah
(mencukupkan diri dengan yang ada). PILIHLAH YANG BERTAKWA
Suatu saat ada yang datang menemui Al Hasan (cucu
Rasululloh). Ia ingin bertanya sebaiknya dengan siapa putrinya menikah? Maka Al
Hasan ra berkata: "Kawinkanlah dia dengan orang yang bertakwa kepada
Allah. Sebab jika laki-laki mencintainya, ia memuliakannya, dan jika ia tidak
menyenaginya ia tidak akan berbuat zalim padanya."
Nasihat AL Hasan menuntun kita untuk membenahi
pikiran. Jika kita menikah dengan orang yang bertakwa cinta yang semula tak ada
meski Cuma benihnya dapat bersemi indah karena komitmen yang memenuhi jiwa.





