apabila anda menemukan teks atau gambar yang tidak termuat harap secepatnya hubungi saya di fikry_blog@yahoo.co.id

Friday, March 16, 2012

Hati-Hati dengan HATI ....

Seorang pria telungkup di tengah lapangan yang luas di bawah teriknya sinar matahari, dengan tas disampingnya. Lalu segerombolan orang menghampiri dan memeriksa keadaan pria tersebut. Meninggal, kata salah satu orang gerombolan tersebut. Mereka kemudian sepakat membuka tas disamping pria itu dan mencari tahu apa yang sebenarnya yang terjadi. Ternyata mereka semua berpikiran sama, andai tas itu terbuka sesaat sebelumnya, maka pria tersebut mungkin tidak meninggal dalam keadaan seperti ini.
Apakah isi tas itu?? Hayo apa ayoo? Ternyata isi tas itu adalah parasut. Parasut itu gagal terbuka pada saat si pria melakukan terjun payung. Memang sangat menyedihkan dan naas. Parasut jadi penentu keselamatan jiwa para penerjun payung. Dan...begitu jugalah hati kita. Hati hanya akan berfungsi jika dalam keadaan terbuka, open heart-lah istilahnya gitu. Hati akan menjadi penyelamat. Kita akan menyerap petunjuk lebih mudah, menerima hidayah lebih mudah dan berprilaku lebih mulia. Jangan biarkan hati tertutup dengan butir-butiran kotoran hati, yang akan kian menebal jika tidak segera dibersihkan. Karena pada keadaan tertentu, kotoran hati tidak dapat dibersihkan dengan hanya sekali-dua kali kilapan 'wing porselen'!! Kotoran hati tersebut sudah menjadi bagian dari prilaku dan sikap keseharian manusia.
Oleh karena itu :
"Perhatikanlah  hatimu karena ia akan menjadi fikiranmu
Perhatikanlah fikiranmu karena ia akan menjadi perkataanmu
Perhatikanlah perkataanmu karena ia akan menjadi perbuatanmu
Perhatikanlah perbuatanmu karena ia akan menjadi kebiasaanmu
Perhatikanlah kebiasaanmu karena ia akan menjadi karaktermu
Dan Perhatikanlah karaktermu karena ia akan menjadi lintasan hatimu"
Semuanya kembali kediri kita masing-masing. Tanyakan pada diri sendiri apa yang akan terlintas dalam hati kita pada saat ini, saat itu, dalam keadaan ini, dan jika berada dalam keadaan itu. Karena kalau bukan diri sendiri yang bertanya lalu siapa lagi.......??? Masa harus orang lain..hehe 'just try to do better'
wallahualam bishshowab
Wassalam
--------
submitted : andri aryadi

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih Atas Kunjungan Anda, Semoga Anda Bisa Meluangkan Waktu Untuk Mampir Kembali Kesini

Attention !!!

Attention !!!
Bantu saya memperbaiki blog ini. Hubungi saya jika Anda menemukan konten yang rusak/tidak terbaca. Silahkan beritahu kami dengan menulis pesan pada kotak komentar atau pada guestbook kami. Kami akan berusaha menanggapi dan memperbaiki konten tersebut secepatnya. Terima Kasih.

Contact me if you find content that is damaged or unreadable. Please let us know by writing a message in the comments box or on our guestbook. We will try to respond to and improve the content as soon as possible. Thank You. Have a question ? Contact on : fikry_blog@yahoo.co.id